Monday, July 31, 2017

LINK SITUS PENYEDIA SOAL ULANGAN, UTS, UAS


Berikut adalah beberapa Situs penyedia Soal Ulangan, UTS Ujian Tengah Semester, UAS Ujian Akhir Sekolah :

http://www.kumpulansoalulangan.com/
http://soal-ujian-danbukusekolah.blogspot.co.id/
http://guroe.blogspot.com/2017/05/link-download-kumpulan-soal-ukk-uas.html
http://soalulangansdn.blogspot.co.id/
http://www.tersatu.com/2015/01/soal-soal-ulangan-sd-kelas-1-2-3-4-5-6.html
http://www.opskurus.com/search/label/Kelas%201
http://www.opskurus.com/search/label/Kelas%202
http://www.opskurus.com/search/label/Kela%203
http://www.opskurus.com/search/label/Kela%204
http://www.opskurus.com/search/label/Kelas%205
http://www.opskurus.com/search/label/Kela%206
http://www.soalbagus.com/

dan masih banyak lainnya di Dunia Internet, Silahkan cari di Google Search Engine

Salam,

Sunday, July 30, 2017

WIRUSMAYA, Bimbingan Sederhana Wira Usaha di dunia Maya


I. PENDAHULUAN

Dalam situasi sekarang ini, kita semua dituntut untuk bisa bertahan menjalani kehidupan serta bertahan dalam persaingan usaha, mencari lowongan pekerjaan, serta keterbatasan waktu dan kebutuhan fleksibilitas alokasi waktu, terutama bagi para Ibu rumah tangga, yang berkeinginan untuk membantu suami mencari nafkah, serta bagi para orang-orang yang memiliki kebutuhan untuk beraktivitas dalam kegiatan harian sebagai sebuah keseimbangan.

Bagi para Ibu Rumah tangga, Kebutuhan akan adanya sebuah aktivitas, tanpa terikat dengan segala peraturan perusahaan yang cukup beragam, mulai dari segi waktu dan regulasi kekaryawan-an, membuat kita semua berpikir untuk memiliki usaha sendiri yang bisa kita atur sedemikian rupa, untuk bisa sesuai dengan kondisi kita.

Memiliki usaha sendiri, tentunya sangat diidamkan bagi :
- ParaIbu Rumah Tangga
- Para sebagian dari kita yang belum mendapatkan kesempatan bekerja disebuah perusahaan
- Para wanita/Ibu pekerja yang memiliki keluhan karena keterbatasan waktu untuk bisa berkumpul dan hadir bagi para anak-anaknya
- Para Pria yang jenuh dengan jenjang karir yang terasa cukup lama untuk ditempuh demi mendapatkan peningkatan jabatan dan keuangan
- Para pria ataupun wanita yang menginginkan adanya sumber pendapatan  lain selain dari tempat mereka bekerja saat ini.
- Dan masih banyak lainnya dengan alasan yang berkaitan dengan kebebasan meng-ekspresikan diri.

Namun, Memiliki usaha sendiri, kita cenderung memikirkan tentang permodalan dan perbekalan non finansial lainnya, terutama masalah modal usaha secara keuangan, modal perlengkapan kerja serta modal kemauan-ketekunan dan motivasi untuk siap bertahan membangun dunia usaha kita sendiri.

Melalui tulisan ini, saya, selvi Aldriani, akan mencoba berbagi tentang memiliki usaha sendiri yang cukup bisa dilakukan tanpa mengeluarkan modal usaha yang besar, namun kita harus memiliki modal ketekunan yang besar untuk bisa melakukan serta mewujudkan seluruh harapan-harapan kita.

II. APAKAH ITU WIRUSMAYA
Apakah bentuk usaha sendiri yang ada dalam pikiran anda ?
Membuka Resto makanan, Kafe Tenda, Toko Handphone, Agen Perjalanan dan tiket pesawat, Butik, Salon, Pemiliki Kontrakan, bisnis MLM ?
Untuk menciptakan usaha sendiri, apakah anda melakukan study kelayakan terlebih dahulu ?seperti :
- Berapa Modal Uang yang diperlukan untuk memulai usaha anda ? membeli bahan makanan, Bahan Baju, bahan Salon, Bahan Pulsa dan Stock handphone, Invest pada Perusahaan perjalanan untuk bisa menjadi agennya, Lahan tanah dan modal untuk membangun kontrakan ? dan lainnya.
- Apa Ketrampilan yang anda miliki saat ini sesuai dan relevan dengan usaha yang ingin anda kembangkan ?
- Dimana lokasi usaha anda ? Apakah perlu sewa, beli atau dirumah sendiri?
- Bagaimana memasarkan produk-produk anda ? Bagaimana mendistribusikannya ?
- Segmen Pasar mana yang akan anda bidik ?
- Berapa Estimasi Hasil Usaha Anda ?kapan hasil usaha tersebut mencapai titik impas (Break Event Point ?)
- Bagaimana cara nya agar usaha tersebut bisa cepat tumbuh dan berkembang ?
- Berapa karyawan yang harus anda miliki dan berapa persiapan pembayaran gaji mereka ?diperhitungkan dengan Upah Minimum Regional ?
Bagaimana jika saya menawarkan kepada anda untuk menjalani Konsep yang saya miliki, yaitu WIRUSMAYA ?
Apakah Wirusmaya itu ?
Wirusmaya adalah singkatan dari Wira Usaha dunia Maya, Ya, kita mengembangkan Wira Usaha kita sendiri melalui dunia maya, berbasiskan Internet untuk masuk ke dalam Jaringan network online melalui konsep-konsep sederhana, modal yang mudah didapat dan kecil investasi keuangannya, namun bisa mendapatkan hasil yang luar biasa serta cepat mencapai titik impas, jika kita tekun dalam melakukannya.
Modal Yang terbesar dan sangat dibutuhkan dari Wirusmaya hanyalah Kesabaran, Ketekunan, kegigihan serta kemauan untuk terus mempertajam keahlian untuk bergulir dalam jaringan Internet melalui pengetahuan-pengetahuan gratis yang bisa didapat dari para penyedia informasi ilmu pengetahuan untuk menjadi Raja bisnis Online.
III. KONSEP

Konsep wirusmaya sangat sederhana.

1. Apa yang anda harapkan dari penjualan produk anda ?
tentunya pembelian, dimana pembelian ini akan melahirkan profit untuk anda.

2. Bagaimana cara orang-orang mengetahui produk anda ?dan membeli produk anda ? bagaimana dari semua itu bisa melahirkan sebuah transaksi pembelian ?

KONSEP 1 : MENGUASAI HASIL PENCARIAN GOOGLE
Apakah anda pernah menggunakan Internet dan mencari barang kebutuhan anda melalui internet ? Melalui kotak pencarian Google ?
Lalu apa hasilnya ?

Saat anda mencari sesuatu di kotak penelusuran google akan muncul hasil pencarian seluruh situs atau referensi link (kaitan) yang berhubungan dengan produk yang anda cari sampai dengan beberapa halaman, seperti contoh :

Ketika anda mendapatkan informasi tersebut, anda akan melihat ke baris-baris informasi tersebut dan akan mengklik salah satu dari padanya untuk melihat siapa penjualnya, dan bagaimana menghubungi mereka. Anda, saya pastikan hanya akan melihat pada barisan pertama sampai dengan barisan selanjutnya, dan pada umumnya orang-orang akan melihat paling banyak sampai pada halaman ke tiga hasil pencarian Google.

Anda pasti juga akan memilih informasi yang paling menarik disajikan dari kalimat-kalimat pembuka tersebut.

Sekarang, Bagaimana jika anda bukan sebagai pencari produk ? Melainkan penyedia atau penjual produk ?

Memiliki usaha online, bukan sebatas anda menciptakan website untuk menempatkan informasi produk-produk anda yang anda jual, melainkan bagaimana info produk anda :
1. bisa masuk dalam halaman pertama Hasil pencarian Google, jika mungkin pada urutan pertama.
2. Tidak hanya itu, bagaimana informasi produk anda menguasai 60% s/d 80% hasil pencarian google pada 10 halaman pertama.
Kedua hal tersebut sangat penting untuk mendapatkan telefon atau email-email dari para browser (pencari) untuk menanyakan tentang produk anda.Pada tahap ini tentunya kepiawaian anda untuk melakukan marketing dibutuhkan, mulai dari penjelasan produk, penawaran harga yang kompetitif, serta keahlian anda untuk bisa closing/deal.
Coba anda bayangkan, pada era seperti ini, dimana internet menjamur dimana-mana diseluruh pelosok nusantara bahkan dunia, berapa besar kemungkinan anda untuk mendapatkan koneksi dari para calon pembeli anda ?
Apa batasan wilayah dan segmen pasar anda melalui jaringan ini ?Tiada terbatas. Anda tidak bisa membatasi dari mana calon pembeli anda, dan siapa mereka, berapa banyak telefon dan email yang akan datang kepada anda ?
Mengapa GOOGLE ?Karena saat ini Google adalah situs browser yang memiliki Pengguna/penikmat paling tinggi dibandingkan Yahoo.Selain itu google memiliki fasilitas Aplikasi Gratis yang lebih banyak untuk usaha anda.
KONSEP 2 : PEMILIHAN PRODUK – PRODUK YANG MENCIPTAKAN MARGIN PROFIT ISTIMEWA
Bagaimana anda bisa menciptakan profit margin yang cukup baik dan cepat ?
Para ibu pekerja, akan mencari busana, pakaian bayi, tas dan sepatu bahkan popok bayi pasti melalui google.
Saat ini pun, Para pekerja mencari produk kebutuhannya dari seluruh pelosok Indonesia, pasti melakukan pencarian barangnya tidak langsung datang ke Glodok atau Harco atau langsung datang ke took misalnya ? meskipun ada, namun bagaimana para konsumenyang ada di pelosok nusantara, di pertambangan-pertambangan, di lokasi yang jauh dari keramaian dan took-toko penyedia produk ?
Mereka akan mencari di GOOGLE SEARCH ENGINE ! Tepat!
Mari kita lihat Berapa estimasi pesanan para konsumen dari segmen pasar tertentu ? Berapa Estimasi Profit Marginnya ?, misalnya untuk :
o Popok Bayi ?
o Sepatu ?
o Jam Tangan ?
o Tas ?
o Dompet ?
o Busana ?

Dan Untuk melakukan study kelayakan, bagaimana jika saya memberikan contoh seperti ini :
o Di Indonesia, banyak sekali gedung bertingkat, Office Building, Apartemen, hotel, dan lainnya. Mereka pasti menggunakan AC untuk gedung-gedung mereka, bagaimana jika anda :
Memiliki produk AC ?atau Water Heater ?
Bagaimana Produk tersebut dipasar ?persaingan antar Merek ? Harga yang dipatok dipasaran ? Berapa banyak kemungkinan mereka melakukan pesanan ?lalu bagaimana anda melakukan After Sales Services ?
Jawabannya adalah penjual produk jenis elektronik sudah demikian ketat persaingannya dengan harga yang sudah dipatok dengan merek dan ukuran kapasitas, dan kita tidak punya waktu untuk melakukan maintenance atau layanan after sales service.
Memiliki produk yang merupakan produk pendukung AC tersebut, seperti Isolasi Pipa AC, isolasi pipa panas untuk Water Heater ?
Apakah anda bisa membayangkan mengenai persaingan harga nya masih terbuka atau sudah terlalu ketat untuk produk ini ?berapa kemungkinan konsumen memesan barang ini ? berapa varian produk ini ? berapa keuntungan anda per meter  atas penjualan ini ?
Seandainya, dari Pricelist per meter yang anda miliki anda berhak untuk mendapatkan discount penjualan sebesar 35%, bagaimana seandainya ada konsumen membeli tidak 1 meter melainkan 1000 meter ?dengan discount yang anda berikan 25% ? anda menyimpak 10% dari penjualan 100 meter tersebut

Ya, benar sekali !
Anda coba menggali ingatan anda, tentang teman-teman anda, apakah mereka memiliki produk-produk yang bisa anda jual, dengan kemungkinan pesanan yang datang tidak 1 buah, atau 10 buah, tapi ratusan buah bahkan ribuan buah (atau meter).

Anda bisa bayangkan turn over anda ?atas penjualan-penjualan anda
KONSEP 3 – PERTAHANKAN POSISI ANDA DALAM HASIL PENCARIAN GOOGLE
Ya, anda sudah masuk dalam peringkat Google, pertahankan peringkat anda dalam bersaing dengan para pengguna jaringan usaha internet lainnya.Hal ini sangat penting untuk menciptakan stabilitas penjualan anda.
IV. BERAPA BUDGET YANG DIINVESTASIKAN UNTUK MEMULAI USAHA INI ?

Apa yang diperlukan untuk usaha ini ?
1. Komputer / PC / Laptop, saya merekomendasikan anda memiliki laptop atau Netbook, untuk netbook anda bisa dapatkan pada kisaran Rp. 2 Juta, untuk laptop anda bisa mendapatkan di harga Rp. 3,2 juta, untuk PC Pentium 4 atau dualcore anda bisa mendapatkan rakitan seharga Rp. 1,5Juta
2. Modem anda bisa mendapatkan modem senilai Rp. 300 – 350 Ribu
3. Langganan Koneksi Internet, anda bisa mendapatkan unlimited Rp. 50 – 110 Ribu perbulan
4. Sewa Software Pemasang Iklan Massal Sebesar Rp. 30 Ribu perbulan
5. Alat Tulis Kantor secukupnya, karena ini paperless, anda bisa mengirimkan penawaran dan lainnya hanya dengan mencetak penawaran word anda melalui lampiran PDF, kecuali, untuk Surat Jalan dan Invoice, serta kwitansi dan meterai jika nanti penjualan sudah dilakukan
6. Situs (berbayar) atau menggunakan Fasilitas Blog/situs gratis yang disediakan oleh Google atau lainnya. Saya merekomendasikan anda membuat keduanya dari aplikasi gratis Google ini, kenapa ?karena dengan menggunakan aplikasi google, situs dan produk anda akan ter-index oleh google lebih cepat.
Apakah anda bisa mengkalkulasikan nilai itu semua ? Biaya investasinya bahkan tidak mencapai  5 Juta
V. BERAPA LAMA SAMPAI ANDA MENDAPATKAN FEEDBACK DARI CALON KONSUMEN?

Jika anda mengikuti semua saran dan tatacara yang saya berikan, tips dan trik setelah bab-bab ini, saya yakin anda akan mendapatkan feedback dalam bulan ke-3 (bisa lebih cepat jika kecepatan anda untuk mengupayakan target muncul di halaman 1 pencarian google dipercepat), dan pada 6 bulan selanjutnya (jika anda konsisten) anda akan menuai hasil penjualan yang akan berkesinambungan.

Semua cara-cara akan dibahas di bagian selanjutnya.

VI. APA START AWAL UNTUK MELAKUKAN WIRUSMAYA SETELAH SIAP PERALATAN ?

1. Cari Produk yang saat ini bisa anda miliki jaringannya langsung dari produsen, dan negosiasikan berapa discountyang bisa anda miliki dari hasil penjualan ini.
2. Dapatkan brosur lengkapserta price listnya, lalu scanning gambar-gambar produktersebut untuk nanti di masukkan didalam situs anda.
3. Ciptakan Nama untuk Toko Online Anda
Nama Toko bisa menggunakan apa saja, bisa nama anak anda dan bahkan bisa juga nama produk anda (bukan merek, tapi nama jenis produk anda)
4. Ciptakan Nama Situs/Blog Anda
Untuk Nama Situs/Blog, anda pilihkan nama yang paling me-refleksikan jenis produk yang anda jual, bisa juga ditambahkan dengan kata menarik seperti “murah” dan lainnya
5. Buat Gmail Accountanda untuk fasilitas email anda, lalu masukkan alamat gmail andapada Microsoft Outlookpada laptop anda. (Memilih Microsoft Outlook dibanding Outlook express, karena aplikasi MO akan lebih banyak dan kapasitas menampung data email lebih besar)
6. Buat Blog atau Situs Anda melalui aplikasi gratis dari Google, dengan menggunakan koneksi berkelanjutan dari GMAIL anda.

11. Sambil menunggu feedback dan pesanan, anda daftarkan situs anda ke “social-bookmarks” yang memiliki rating peringkat tertinggi pada indeks pencarian google,seperti : Facebook, Indonetwork, OLX, HotFrog, Urbanesia, dan masih banyak lainnya, yang anda browsing melalui google search engine.
12. Jika usaha anda sudah mulai ada hasilnya, anda bisa kembangkan untuk membangun sebuah situs berbayar untuk prestis usaha online andadengan menggunakan www.domainanda.com (.com adalah domain tertinggi dan worldwide, dibandingkan dengan co.id, net dan lainnya) jika anda perlu informasi membeli domain dimana yang paling bisa dipercaya, anda bisa menghubungi saya kembali untuk saya referensikan kepada penyedia domain dan hosting.
13. Aplikasi untuk membuat website (isinya) setelah anda punya domain dan hosting, anda bisa menggunakan aplikasi gratis dan simple dari wordpress.com, tatacaranya akan bisa dipelajari dengan mencari referensi atau literature mencari di google : “belajar membuat website atau blog dari wordpress.com”






MASA SD ADALAH MASA TEPAT ORANGTUA MENDAMPINGI SECARA UTUH


Pada Pendidikan Dasar, adalah masa-masa ke-emas-an bagi  hubungan Orang Tua (terutama Ibunda) dengan  para Ananda. Dalam durasi ini adalah kesempatan Ibunda meletakkan dasar pembentukan akhlak dan jati diri  Ananda, sebelum memasuki Jenjang Pendidikan lebih lanjut, dimana Ananda akan berinteraksi dengan masyarakat lebih luas lagi dan kesempatan para Ibunda mendampingi Ananda semakin berkurang.

Menghadapi Perkembangan Global, Ananda dituntut memiliki kecerdasan Intelektual yang tidak terbatas pada Keunggulan  Akademis, melainkan :
Kecerdasan dan Kekuatan Akhlak,
Pemetaan Bakat dan Minat,
Penyaluran kreatifitas yang dibutuhkannya
Pembekalan Perbendaharaan Profesi untuk meraih cita-cita

Kecerdasan Intelektual dan daya kompetisi, berjalan secara paralel, namun, para Ananda yang tersisih dari Kompetisi Akademis, juga memiliki kesempatan yang sama untuk unggul  dalam bidang yang sesuai bakat dan minat yang dimiliki. Selain Bapak/Ibu Guru, Ibunda, tentunya sangat memiliki kesempatan dan peran penting melalui ide-ide kreatif dalam merumuskan wadah bagi Ananda mennyalurkan kebutuhan ini di lingkungan sekolahnya.

Akhlakul Karimah, Kecerdasan Intelektual, Daya Kompetisi, serta  Khazanah Perbendaharaan Profesi, perlu ditanamkan sejak dini, sehingga, Keunggulan Ananda  sejak Pendidikan Dasar, akan memiliki :
Ketahanan menghadapi ancaman Perubahan Global & Bahaya Narkoba
Memiliki Budaya Cinta Lingkungan dan Pelestarian Alam
Kemampuan Daya Kompetisi yang baik, dan terampil melihat Peluang
Aktifnya nalar dalam meng-evaluasi progress perkembangan jati diri dan kemampuan untuk bertransformasi saat menemui kendala/kegagalan
Memiliki Optimisme dan Keyakinan diri memiliki keunggulan yang sama.

PENTINGNYA KOSA CITA DALAM PIKIRAN ANAK-ANAK INDONESIA

CITA-CITA ANAK INDONESIA

Mari Sejenak kita tengok masa lalu kita.
Apa saja alternatif pilihan cita-cita yang kita miliki di masa lalu ?
Dokter ? Pilot? Arsitek? Insinyur? Presiden?

Menggantungkan cita-cita, memiliki konsekuensi menghadapi 2 hasil, keberhasilan atau kegagalan.

Keberhasilan akan melahirkan proses berkelanjutan, akan tetapi, bagaimana dengan kegagalan ?

Sudahkah kita membekali perbendaharaan cita-cita bagi anak-anak kita, yang jika dari HANYA sebuah jenis industri saja memiliki ragam profesi yang bisa diperlihatkan kepada anak-anak kita dan kemudian dikembangkannya.

Sudahkah kita mempersiapkan anak-anak kita secara nlar terampil untuk melakukan "Switch-Over" saat kegagalan yang dihadapi mereka kelak ?

Ajaklah mereka melakukan eksplorasi beragam profesi ke banyak industri.

SEMUA ANAK DIDUNIA MEMILIKI HAK MERAIH KEUNGGULAN YANG SAMA

HAK UNGGUL ANAK INDONESIA

HAK UNGGUL YANG SAMA

Indikator Pendidikan kita, berada dalam "kotak" faham tentang Ranking Kelas sebagai aspek ukur Kuantitatif Akademik

Seorang anak yang masuk Ranking merupakan kebanggaan bagi para orang tua dan tentunya menuai apresiasi.

Bagi Orangtua yang memiliki anak yang unggul akademik, atau orangtua yang anaknya pas-pasan atau bahkan peringkat rendah sekalipun, pernahkah terpikir hati dan perasaan anak-anak kita yang tidak masuk dalam peringkat akademik ?

MEREKA SEMUA, TANPA TERKECUALI MEMILIKI HAK YANG SAMA UNTUK MENDAPATKAN PELUANG KEBANGGAAN DAN APRESIASI ATAS KEUNGGULAN DIRI PRIBADI SEBAGAI DIRINYA.

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk CERDAS dan CERMAT dalam mengembangkan pola pikir anak kita untuk memiliki daya kompetisi dalam bidang apapun, kualitatif dan kuantitatif, mampu berinteraksi dan bertransformasi dalam segala bentuk hasil yang akan mereka terima dalam setiap langkah mereka

LATIHAN DASAR KEPEMIMPINAN - MATERI 6 AKHIR TIPS

LATIHAN DASAR KEPEMIMPINAN - MATERI 6 AKHIR TIPS
LATIHAN DASAR KEPEMIMPINAN - MATERI 6 AKHIR TIPS

Keseimbangan dalam Berpikir

  • Pilih dasar pertimbangan berpikir dari kebenaran
  • 3 Kekuatan Syahwat yang perlu kendali
  • 3 Quotient : IQ, EQ dan SQ
  • Manusia itu lebih sempurna dari makhluk lainnya karena memiliki AKAL, apa sebenarnya Akal ? [Akal-berpikir dengan Akhlak] – 3 hal yang pengaruhi perilaku [Otak, Hati dan Akhlak]

Penting bagi kita, Menyadari bahwa seluruh aktivitas kegiatan dunia merupakan Saldo Awal Kekuatan bagi Kehidupan kita sebenarnya di akhirat kelak, sepanjang nafas masih terhembus, dan usia masih bergulir, upayakan sebaik mungkin, sebelum kesempatan kita menuai amal putus ketika kita wafat.

LATIHAN DASAR KEPEMIMPINAN - MATERI 5 TEKNIK KOMUNIKASI

LATIHAN DASAR KEPEMIMPINAN - MATERI 5 TEKNIK KOMUNIKASI

HUKUM KOMUNIKASI

Hukum # 1: Respect

  • Hukum pertama dalam mengembangkan komunikasi yang efektif adalah sikap menghargai setiap individu yang menjadi sasaran pesan yang kita sampaikan.


Hukum # 2: Empathy

  • Empati adalah kemampuan kita untuk menempatkan diri kita pada situasi atau kondisi yang dihadapi oleh orang lain. Salah satu prasyarat utama dalam memiliki sikap empati adalah kemampuan kita untuk mendengarkan atau mengerti terlebih dulu sebelum didengarkan atau dimengerti oleh orang lain.


Hukum # 3: Audible
  • Makna dari audible antara lain: dapat didengarkan atau dimengerti dengan baik. Jika empati berarti kita harus mendengar terlebih dahulu ataupun mampu menerima umpan balik dengan baik, maka audible berarti pesan yang kita sampaikan dapat diterima oleh penerima pesan. 

Hukum # 4: Clarity
  • Selain bahwa pesan harus dapat dimengerti dengan baik, maka hukum keempat yang terkait dengan itu adalah kejelasan dari pesan itu sendiri sehingga tidak menimbulkan multi interpretasi atau berbagai penafsiran yang berlainan.
hukum # 5: Humble 
  •  Hukum kelima dalam membangun komunikasi yang efektif adalah sikap rendah hati. Sikap ini merupakan unsur yang terkait dengan hukum pertama untuk membangun rasa menghargai orang lain, biasanya didasari oleh sikap rendah hati yang kita miliki. 

Jika komunikasi yang kita bangun didasarkan pada lima hukum pokok komunikasi yang efektif ini, maka kita dapat menjadi seorang komunikator yang handal dan pada gilirannya dapat membangun jaringan hubungan dengan orang lain yang penuh dengan penghargaan (respect), karena inilah yang dapat membangun hubungan jangka panjang yang saling menguntungkan dan saling menguatkan.

PENTINGNYA MENJAGA HATI

  • Dalam Al Quran juga cukup sering disebutkan bahwa Allah Maha Mengetahui segala isi hati. Kita bisa saja bersikap manis di depan semua orang, walaupun hati kita tidak demikian. Tetapi, kita tidak bisa menyembunyikan isi hati kita kepada Allah.
  • Salah satu cara menjaga hati kita adalah dengan terus menerus instropeksi diri. Instropeksi diri apakah dalam diri kita masih ada sifat dengki, riya, sombong, dan sifat buruk lainnya.
  • Allah menyebutkan “Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung.” (QS. Al-Israa’:37).
  • untuk menghindarinya tidak semudah membalikkan telapak tangan, tapi kita bisa memulainya secara bertahap. 
  • Jangan biarkan Hati Kita Tercuri

LATIHAN DASAR KEPEMIMPINAN MATERI 4 - DISKUSI

LATIHAN DASAR KEPEMIMPINAN MATERI 4 - DISKUSI
LATIHAN DASAR KEPEMIMPINAN MATERI 4 - DISKUSI

PENGERTIAN 

Diskusi berasal dari kata “discum” (bahasa latin) dan “discussio” (bahasa inggris) yang artinya adalah interaksi. Adapun menurut istilah adalah : 

  • Interaksi yang satu dengan yang lainnya, dalam hal ini perilaku yang satu memberi informasi, merubah, memperbaiki, atau menerima suatu/sesuatu dari yang lain. 
  • Sebagai wahan respon antara pribadi yang akhirnya menghasilkan kesepakatan bersama . 
  • Pertemuan untuk bertukar pikiran tentang suatu masalah. 

FUNGSI DISKUSI

Diskusi berfungsi sebagai berikut: 
  • Pemecahan masalah, menetukan alternatif, usaha pemecahan dan bertindak bersama sesuai dengan alternatif yang tidak direncanakan. 
  • Mengembangkan pribadi, harga diri, hormat kepada sesama, berani mengatakan pendapat dan mendalami pengertian tentang suatu persoalan 
TUJUAN DISKUSI

  1. Untuk dapat menyadari , dan menguji bukti-bukti sys tem nilai, pendapat dan respon dari suatu gagasan sendiri atau orang lain. 
  2. untuk menguji secara kolektif tentang suatu gagasan yang dikemukakan orang  lain. 
  3. Untuk bertukar pikiran dan ide, belajar mengungkapkan serta menanggapi keterangan yang relevan. 
  4. Mengaitkan data dan keadaan dari berbagai pandangan orang lain dan latar belakang nya berbeda-beda. 
JENIS-JENIS DISKUSI

Bersifat informal 
  • Model Laju Ikan yaitu pembicaraan tidak resmi antar dua orang atau tiga orang dengan tempat atau waktu tidak tentu yang dapat menemukan beberapa alternatif pemecahan setidaknya akan mendapat kan untuk menurunkan ketegangan dari suatu persoalan,
  • Model Dengung lebah : Terdiri dari beberapa kelompok kecil yang tidak ada keterkaitan biasanya dari dua atau sampai empat orang. 
  • Model debat : Adu logika antara seseorang dengan yang lain tentang sesuatu persoalan yang didalamnya ada kelompok pro dan kontra dan disini ada semacam ego kolektif. 
Bersifat Formal   

  • Model Lempar Katak  : Terjadinya pengumpulan gagasan yang cukup singkat, lantaran gagasan tersebut ditampung oleh ketua diskusi dan jumlah anggotanya sekitar 8 sampai 12 orang. 
  • Model Panel  : Yang berbicara adalah pakar dari berbagai keahlian untuk meninjau dan menganalisis suatu permasalah yang diajukan. Pertanyaan-pertanyaan diajukan oleh moderator dan peserta diskusi hanya memantau jalanya diskusi. 
  • Simposium : Hampir sama dengan diskusi panel, hanya dalam symposium para pakar dituntut untuk mengungkapkan dan menjelaskan karya tulisnya dan peserta dapat  mengajukan berbagai sanggahan secara langsung atau  saran yang diajukan para pakar, karena itu symposium didalamnya berupa kajia n dan pendapat tidak sampai pada keputusan jadi ruang lingkupnya cukup jelas. 
  • Seminar : Temu wicara untuk membahas suatu maslah tertentu (terbatas pada suatu persoalan) melalui prasaran dan kajian yang dimaksudkan untuk mendapatkan keputusan bersama. 
  • Work Shop (Loka Karya)  : Telaah terhadap persoalan yang diikuti oleh orang ahli dalam permasalahan itu untuk mendapatkan suatu keputusan . 
  • Konvensi : Hampir sama dengan symposium, membahas persoalan yang cukup jelas, para pakar dan peserta diskusi berasal dari bidang keahlian yang sama walaupun berasal dari lembaga yang berbeda
  • Rapat Kerja : Pertemuan wakil-wakil pemimpin suatu instansi untuk mengkaji suati pekerjaan yang sesuai dengan pekerjaan mereka. 
  • Diskusi kelompok (Group Discusion) : Beberapa orang yang mempunyai niat bersama terhadap suatu persoalan , bertemu  dan bertukar pikiran, komunikasi yang lebih dekat dan langsung karena baik tempat atau pun waktu dapat ditukar sendiri oleh kelompok. Jumlah anggota kelompok antara 6 sampai 8 orang. Pemimpin dipilih oleh kelompok itu sendiri dan bisa berganti-ganti. 
ORGANISASI DAN LANGKAH

ORGANISASI DISKUSI. 
  • Demi kelancaran jalanya diskusi biasanya disusun organisasi sebagai berikut: 
  • Ketua atau pemimpin diskusi
  • Sekretaris diskusi/Notulen 
  • Pembicara 
  • Peserta 

LANGKAH-LANGKAH DISKUSI 
  • Persiapan 
  • bahan kajian diskusi. 
  • pembentukan panitia diskusi 
  • Administrasi, 
  • akomodasi, dan 
  • material. 
  • Pelaksanaan 
  • pembukaan, biasanya dibuka oleh pejabat yang berwenang 
  • Kemudian pelaksanaan diatur oleh pemimpin/moderator dan sampai saat penutupan. 
  • Penyelasaian 
  • Pada bagian ini panitia/tim yang telah dipercaya mereka kembali dan mengumpulkan hasil – hasil diskusi, kemudian disusun dan dilaporkan kepada pihak – pihak yang terkait. 
  • Tindak lanjut 
  • Berakhirnya diskusi bukan berakhir segalanya namun harus mengadakan tengok balik / terhadap hasil diskusi tersebut. Sampai berapa jauh hasil diskusi yang dicapai/relevansinya dengan apa yang dipersoalkan, karena mungkin saja dari diskusi tersebut dapat menimbulkan persoalan baru yang belum terpikirkan. 

MANFAAT DAN BENTUK TEMPAT DISKUSI

MANFAAT DISKUSI
  • Terangsang untuk lebih memahami masalah dilingkungannya, keluarga, masyarakat, organisasi, dan lingkungan lainnya. 
  • Menumbuhkan bakat, sifat dan sikap kepemimpinan 
  • Latihan merumuskan buah pikiran yang jelas dan singkat. 
  • Melatih jiwa sabar 
  • Menubuhkan jiwa toleransi 
  • Membina dan melatih jiwa terbuka 
  • Mengembangkan kemantapan pikiran, kestabilan emosi,dan kedewasaan berpikir. 

BENTUK TEMPAT DISKUSI 
1. TAPAL KUDA 
2. LINGKARAN 
3. HURUP U 
4. PERSEGI EMPAT 

LATIHAN DASAR KEPEMIMPINAN - MATERI 3 TUNTUNAN BERORGANISASI

LATIHAN DASAR KEPEMIMPINAN MATERI 3 - TUNTUNAN BERORGANISASI
LATIHAN DASAR KEPEMIMPINAN MATERI 3 - TUNTUNAN BER-ORGANISASI

ORGANISASI 

Dalam mencapai cita-cita ini ada yang bisa dicapai perorangan, ada yang bias dicapai oleh sekelompok manusia yang merupakan golongan dalam menempuh cita-cita bersama itu. 
Perkumpulan bersama yang mempunyai cita-cita yang sama dialam modern ini disebut “ORGANISASI” suatu perkumpulan atau organisasi didirikan karena terdorong oleh hasrat untuk mencapai suatu tujuan tertentu. 
Suatu organisasi dapat dakatakan teratur kalau sudah ada keserasian antara semua pengurus, antara pengurus dengan anggota dan adanya rasa tanggung jawab serta pengertian yang mendalam atas organisasi tersebut hingga berjalan secara pararel dengan dasar dan tujuannya. 

Empat unsur yang penting dalam lingkungan perkumpulan ini adalah : 
1. Organisasi (tata cara mengelola perkumpulan) 
2. Administrasi 
3. Management 
4. Leadership/kepemimpinan 

Antara keempat unsure ini sangat berhubungan erat yang satu dengan yang lain sekedar merupakan gambaran hebungan antara keempat unsur ini dapat disimulkan sebagai berikut : 

Proses penyelenggaraan kerja ialahn untuk mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan “ORGANISASI” adalah alat atau wadah yang akan mengantarkan cita-cita tertentu. Dalam mengendalikan organiosasi tidak akan lepas dari kegiatan-kegiatan surat menyurat, mengatur pembukuan dll. Segala masalah yang bersangkutan dengan hal tersebut dinamakan “ADMINISTRASI”. 


TENTANG ORGANISASI

Definisi
1.Organisasi adalah sekelompok orang yang bersatu bekerja untuk suatu tujuan bersama, di bawah kepemimpinan bersama. 
2.Organisasi adalah oaring-orang yang bekerjasama dan dengan demikian mengandung cirri-ciri dari hubungan manusia yang timbul dalam kegiatan kelompok. 
Komunikasi Dalam organisasi, hubungan antara suatu pengurus dengan pengurus lain, anatara pengurus dan anggota, sangat menentukan lancar tidaknya perjalanan organisasi. Dalam hal ini komunikasi adalah sarana yang akan menentukan harmonisnya hubungan antar mereka. Salah satu syarat utama agar komunikasi berjalan baik harus dilandasi dengan rasa saling pengertian antara pemberi dan penerima komunikasi. 

Departementasi
Suatu organisasi memiliki suatu permasalahan dan pekerjaan yang harus diselesaikan. Dalam hal ini perlu adanya pembagian tugas dalam setiap penanganan setiap pekerjaan. Pembagian tersebut dinamakan departementasi. 
Departementasi sangat penting dalam suatu organisasi sebab departementasi yang dilaksanakan dengan pertimabangan yang matang dapat menghasilkan efesiensi dan efektifitas kerja sebuah organisasi. 
Koordinasi
Koordinasi bertujuan agar double pekerjaan dan kesimpangsiuran antara seseorang dengan orang lain dapat dihindari. Tanpa koordinasi yang baik suatu organisasi akan mengalami keruetan dalam melaksanakan tugas untuk mencapai tujuan. 
Dalam melaksanakan koordinasi yang baik perlu adanyakomunikasi dan kedisiplinan yang baik pula dan untuk menunjang kearah tersebut, maka dalam perencanaan dan penyususnan aturan kerja unsur koordinasi harusdimasukan didalamnya. 

ADMINISTRASI

Definisi 
Administrasi dalam bahasa Belanda adalah tata usaha, yaitu segala kegiatan yang meliputi tulis menulis, korespondensi, kearsipan dll. 
Segi-segi Administrasi ada tiga macam : 
  • Administrasi dalam arti intitusional adalah merupakan kelompok orang yang menjalankan proses kegiatan ke arah tercapainya suatu tujuan bersama. 
  • Administrasi dalam arti fungsional adalah segala kegiatan yang mendahulukan kearah mencapai suatu tujuan.
  • Administrasi dalam arti proses, adalah segala kegiatan sejak dari perumusan tujuan sampai penyelenggaraan sehingga tercapai suatu tujuan

MANAGEMENT

Definisi
  • Management berasal dari kata “To manage” yang artinya adalah mengemudikan, mengelola, membimbing, mendorong dan mengatur. 
  • Pengertian managemen menurut unsurnya adalah kegiatan dan kecakapan seseorang dalam mengendalikan, menjuruskan serta membimbing suatu organisasi kearah tercapainya tujuan organisasi. 
Sasaran Management
  • Metode kemampuan menggunakan cara bagaimana agar usahanya berhasil dengan baik, ekonomis, praktis dan harmonis dalam mencapai tujuan. 
  • Manusia kemampuan mengendalikan dan menggerakan manusia untuk melaksanakan tugas dalam usaha mencapai tujuan bersama. 
  • Peralatan kemampuan menggunakan alat perlengkapan yang ada. 
  • Biaya kemampuan menggunakan dana yang ada seefesienmungkin dalam usaha mencapai tujuan. 
POAC SEBAGAI POLA MANAGEMENT

pola management dapat dirumuskan dengan singkatan “POAC”. 

Planning (perencana program). 
Planning adalah perencanaan apa yang akan dicapai yang merupakan pedoman untuk mencapai tujuan. Planning merupakan suatu perumusan tentang apa dan bagaimana suatu perumusan pekerjaan yang hendak dilaksanakan. 

2.Organizing (Pengorganisasian). 
Yang dimaksud dengan organizing adalah peraturan setelah adanya rencana yang didalamnya meliputi : 
a.Pembagian tugas pekerjaan 
b.Macam atau jenis dan system pekerjaan. 
c.Menetukan siapa yang akan mengerakan pekerjaan. 
d.Alat-alat yang dibutuhkan 
3.Accuiting (penggerakan). 
Yang dimaksud dengan ‘actuating’ adalah suatu penggerak setelah adanya rencana yang diatur (diorganizir) agar seorang yang diberi beban itu mempunyai rasa tanggung jawab, sehingga timbul keamanan untuk mengerjakan dengan penuh keinsyafan

4.Controlling (pengawasan)
Walaupun rencana sudah diatur dan digerakan, hal ini belum dianggap cukup, sebab untuk memperoleh hasil karya yang baik, masih membutuhkan pengawasan dari pihak manager. 
Adanya pengontrolan yang sangat penting dari organisasi, karena segala kekurangan dapat diarahkan dan dievaluasi. Dan yang lebih penting lagi dengan adanya pengontrolan itu kelancaran organisasi akan tetap terjamin. 


LATIHAN DASAR KEPEMIMPINAN - Materi 2 ADMINISTRASI DAN SEKRETARIAT

LDK MATERI 2 ; ADMINISTRASI DAN SEKRETARIAT
LATIHAN DSAR KEPEMIMPINAN MATERI 2

PENDAHULUAN 

Setiap organisasi (apapun bentuknya ) pasti mempunyai rumusan tujuan yang ingin dicapai.

Organisasi yang mempunyai rumusan tujuan yang jelas akan mendapatkan kesulitan kearah mana organisasi iti akan dibawa. Perumusan tujuan organisasi yang jelas akan memudahkan organisasi dalam menentukan kebijakan organisasi. 
Melalui tujuan tersebut, sebuah organisasi mendapat gambaran kearah mana orgaisasi tersebut akan dibawa, mendapatkan landasan bagi organisasi, memudahkan menentukan macamnya tugas, dan akan mudah menentukan PRODUR KISS ME (program, prosedur, koordinasi, integrasi, simplikasi,sinkronisasi dan mekanisme ). 
Perumusan tujuan meski menjadi syarat mutlak bagi organisasi, tetapi bukanlah merupakan satu-satunya syarat. Rumusan tujuan perlu ditopang oleh syarat-syarat lain yang tidak kalah pentingnya diantaranya (anggota), kelompok, kerja sama, dan perangkat lainnya seperti kesektariatan dan administrasi. 
Diantara sederetan piranti organisasi yang akan penulis uraikan lebih panjang adalah Kesektariatan dan administrasi.kedua piranti organisasi tersebut penulis uraikan karena penulis berpendapat bahwa kegiatan kesektariatan dan administrasi mempunyai peran yang signifikan dalam kegiatan organisasi.

ADMINISTRASI

Seperti telah diuraikan diatas bahwa sebuah organisasi yang baik adalah organisasi yang telah menetapkan rumusan organisasi yang jelas. Untuk mencapai tujuan tersebut, organisasi sudah barang tentu akan melakukan segala usaha/ kegiatan organisasi, dari mulai merencanakan tujuan sampai dengan kegiatan evaluasi kegiatan.usaha/kegiatan tersebut disebut dengan administrasi. 
Secara umum, administrasi adalah usaha atau kegiatan sekelompok orang yang bekerja secara teratur untuk mencapaisuatu tujuan yang telah ditetapkan oleh organisasi.usaha-usaha atau kegiatan yang dimaksud meliputi semua kegiatanyang lazim dilakukan oleh organisasi, seperti penetapan rencana program, pengorganisasian, penajaman dan penyelenggaraan program, kegiatan pengawasan, kegiatan evaluasi, kegiatan pembuatan pelaporan, dan lain-lain. 
Sedangkan secara sempit administrasi diartikan sebagai kegiatan tata usaha, clerical work, (kegitan catat mencatat/tulis –menulis ) atau sectretrial work (pekerjaan sekertaris), yaitu keseluruhan kegiatan mencatat segala kejadian bagi pimpinan suatu organisasi. 
Keseluruhan rumusan pengertian administrasi secara sempit tersebut disebut juga kesektariatan. 
Dari batasan-batasan di atas dapatlah diambil kesimpulan bahwa pengetian administrasi meliputi hal-hal sebagai berikut. 
Rangkaian kegiatan/ perbuatan, termasuk kegiatan kesekretaritan; 
Adanya kelompok orang; 
Adanya kerjasama; 
Adanya unsur-unsur untuk mencapai tujuan; 

SEKRETARIAT

Kesekretariatan disebut juga kegiatan tata usaha. Seperti telah disinggung diatas, bahwa tata usaha merupakan bagian pengertian sempit administrasi dan merupakan bagian yang cukup menunjang tercapainya tujuan administrasi. Dengan kata lain, kegiatan tata usaha atau keskretariatan merupakan suatu bagian dari kegiatan administrasi. 
Tulis menulis (rencana program, strategi pelaksanaan program, sampai evaluasi ). 
Surat menyurat; 
Kegiatan kearsipan dan agenda; 
Pemilikan dan pemeliharaan buku induk organisasi; 
pengiriman dan penerimaan surat; dan 
data-data lain yang berkaitan langsung dengan kegiatan tilis menulis 
Dari uraian diatas dapat menyimpulkan bahwa Tata Usaha adalah menghimpun keterangan-keterangan tertulis yang dapat digunakan untuk menunjang kelancaran kegiatan administrasi. 
Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa sipat Tata Usaha adalah sebagai “pelayanan terhadap kegiatan pokok administrasi”. 

KESIMPULAN MATERI 2

Administrasi dan kesekretariatan bukan merupan bagian disiplin ilmu eksakta. Ini berarti bahwa teori tentang kedua topik tersebut adalah terus mengalami perubahan, pergeseran dan penambahan-penambahan sesuai dengan perkembangan kebutuhan organisasi. 
Perkembangan kebutuhan organisasi tidak terlepas dari usaha untuk lebih memperbaiki citra organisasi tersebut. Oleh karena itu inisiatif-iniSiatif dengan ide-ide cerdas menjadi sangat penting, termasuk ide-ide dalam bidang administrasi dan kesekretariatan sebagai piranti penting dalam menjalankan roda organisasi. 


LATIHAN DASAR KEPEMIMPINAN - MATERI 1 TENTANG KEPEMIMPINAN

Latihan Dasar Kepemimpinan Materi-1


LATIHAN DASAR KEPEMIMPINAN - MATERI 1

KEPEMIMPINAN
Kepemimpinan merupakan suatu kiat atau kewibawaan yan mampu menggerakan orang lain, baik secara perseorangan maupun kelompok di dalam suatu organisasi sehingga menimbulkan kemauan dan kemampuan untuk melakukan sesuatu dalam mencapai tujuan organisasi.

MATERI - 1

KEPEMIMPINAN
Meliputi berbagai Dimensi [Deal dengan berbagai karakter dan mekanisme kerja melalui pendekatan personal]
Berfungsi sebagai motor penggerak dan motivator dalam sebuah organisasi
Yang diharapkan menciptakan dinamika sebuah organisasi ke arah perbaikan demi mencapai tujuan bersama

LATIHAN DASAR KEPEMIMPINAN
Yang diharapkan : 
Meningkatkan dan memantapkan mutu kepemimpinan
Meningkatkan kemampuan berorganisasi dan kesadaran politik sebagai warga Negara yang baik dan bertanggung jawab
Meningkatkan dan mengembangkan serta memperluas wawasan dalam melaksanakan tugas - tugas kepemimpinan.
Memberikan kesempatan belajar bagi peserta didik.
Mendorong, membimbing serta mengarahkan potensi kepemimpinan.
Menumbuhkan, meningkatkan dan memantapkan kesadaran dan tanggung jawab sebagai warga Negara khususnya generasi muda penerus perjuangan bangsa.
Memberikan tuntunan dan meningkatkan pola piker, sikap dan perilaku, kepribadian, budi pekerti, sopan santun dan disiplin.

TEMA DAN MATERI
Tema : “Membentuk Kader-kader Pemimpin yang Berkualitas, Berkompeten, Bertanggung jawab dan Penuh Dedikasi dalam memberikan keperduliannya terhadap dunia Pendidikan”.
Materi :
Program Teori : materi yang menunjang usaha penanaman kesadaran berbangsa dan bernegara dalam usaha meningkatkan kemampuan dibidang Kepemimpinan.
Program Aplikai : Program yang merupakan aplikasi dari Program Teori yang dibuatkan simulasinya / Diskusi Kelompok dalam memancing sikap dasar kepemimpinan tersembunyi sehingga terasah dan dapat mengukur bahwa teori yang sudah diberikan terekam dengan baik.

TYPOLOGI KEPEMIMPINAN
Pengertian Kepemimpinan (Leadership) : Kepemimpinan atau Leadership berasal dari kata dasar “pimpin” yang artinya bimbing atau tuntun, atau dalam kata kerja “memimpin” yaitu membimbing atau menuntun. 
Sedangkan kepemimpinan (menunjukkan kata sifat) adalah perilaku seseorang yang dibentuk oleh gabungan karakter positif seorang pemimpin. 
Ada sifat-sifat yang melekat dan karenanya ia lebih bersifat Universal sebab didalamnya menyangkut parameter nilai (standar value). 

DETERMINASI
Determinasi kepemimpinan menurut Kartini Kartono mliputi 3 faktor, yaitu 
(1)  faktor orang/pribadi 
(2) faktor posisi 
(3) factor situasi. 
Jadi pemimpin adalah orang yang memiliki kelebihan sehingga dia mempunyai  kekuasaan dan kewibawaan untuk menggerakkan, mengerahkan, dan membimbing awahan. 
Dalam pengertian lebih luas Pemimpin adala h seseorang yang memimpin dengan jalan memprakarsai tingkah laku sosial dengan mengatur, menunjukkan, mengorganisir dan mengontrol usaha orang lain atau melalui prestise kekuasaan. 
Menurut Paul Mersey dan Kenenth M. Blanchard, 1982 :  Kepemimpinan adalah proses mempengaruhi kegiatan individu atau kelompok dalam usaha mencapai tujuan dalam situasi tertentu. 

DOMINAN KEPEMIMPINAN
Dari berbagai pendapat pada dasarnya Kepemimpinan mempunyai dua hal yang dominan, yaitu mempengaruhi dan saling pengaruh. 
Mempengaruhi mengandung kesan searah sedangkan saling pengaruh mengandung makna timbal balik. 
Karena berupa kemampuan mempengaruhi perilaku orang lain dalam situasi tertentu agar  bersedia bekerja sama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. 
Sedangkan bagaimana pemimpin mempengaruhi bawahan/anggota bisa bermacam-macam, antara lain dengan memberikan gambaran masa depan yang lebih baik, memberi perintah, memberi imbalan, melimpahkan wewenang, memberi penghargaan, memberi kedudukan, membujuk, mengajak, memberi kesempatan berperan, memberi motivasi, memberikan arah, mendorong kemajuan, menciptakan perubahan, memberikan ancaman, hukuman dll. 

PENDEKATAN BAKAT
Teori ini memandang bahwa pemimpin dianugerahi bakat untuk yang membedakan mereka dari orang kebanyakan dan menurut Ordway Tead : “Seseorang Pemimpin harus memiliki sepuluh syarat yang berkenan dengan”: 
1. Kekuatan fisik dan susunan syaraf 
2. Penghayatan terhadap arah dan tujuan 
3. Antusiasme 
4. Integritas 
5. Keahlian teknis 
6. Kemampuan memutuskan 
7. Keramah tamahan 
8. Intelegensia 
9. Keterampilan mengajar 
10. Kepercayaan 

PENDEKATAN SITUASIONAL
Teori ini berkeyakinan, bahwa situasi tertentulah yang melahirkan pemimpin. 
Menurut Murphy : 1941, bahwa pemimpin dilahirkan oleh situasi darurat atau gawat. Dalam situasi demikian muncul seorang yang mempunyai kemampuan membaca situasi dan berhasil mengatasinya maka lahirlah seorang pemimpin. 

PENDEKATAN BAKAT DAN SITUASIONAL
Pendekatan bakat gagal menemukan perangkat bakat yang menjamin keberhasilan pemimpin. 
Sebaliknya pendekatan situasional terlalu meremehkan bakat walaupun hasil penelitian menunjukkan adanya bakat dan keber hasilan memimpin. 
Oleh karena itu para teoritisi berpendapat bahwa pemimpin adalah suatu proses yang melibatkan pemimpin, anak buah dan situasi. 

AZAS KEPEMIMPINAN
Sikap dasar dan Prinsip bagi seorang pemimpin adalah : 
Konsisten dan Konsekwen dalam menghayati dan mengamalkan Pancasila. 
Mengayomi, suka memberi perlindungan atau memberi teguh sehingga pengikutnya selalu merasa aman dan tentram dalam perlindungannya. 
Disamping sikap dasar diatas, para pemimpin organisasi perlu mengembangkan sifat-sifat tertentu, yaitu : 
Adil 
Arif bijaksana 
Penuh prakarsa/inisiatf 
Percaya diri 
Penuh daya pikat 
Ulet 
Mudah mengambil keputusan 
Jujur 
Berani mawas diri 
Komunikatif 

11 AZAS NORMA KEPEMIMPINAN
Karena latar belakang budaya, agama dan heterogenitas masyarakat in donesia yang khas, secara operasional kepemimpinan organisasi di Indonesia harus berpegang pada 11 azas kepemimpinan sebagai norma, yaitu : 
1. Taqwa; percaya pada Tuhan Yang Maha Esa 
2. Ing Ngarso Sung Tulodo ; didepan memberi teladan, Ing Madya Mangun Karso ; ditengah membangun kemampuan, tekad dan prakarsa. 
3. Tutwuri Handayani ; dibelakang memberi dorongan, penggerak, pengarah. 
4. Waspada Urwowiseso ; senantiasa waspada, sanggup mengawasi dan berani 
5. memberikan koreksi. 
6. Ambeg Paramarta ; harus mampu menentukan segala sesuatu dengan tepat dan menentukan prioritas. 
7. Prasojo ; senan tiasa bersahaja, sederhana dan tidak berlebihan. 
8. Setyo ; selalu setia, loyal terhadap organisasi. 
9. Geminastiti ; hemat dan cermat. 
10. Beloka ; jujur, terbuka dan berani bertanggung jawab
11. Legowe ; ikhlas, bersedia dan rela. 

TEKNIK KEPEMIMPINAN
Teknik pematangan / penyiapan pengikut 
Teknik penerangan (memberikan keterangan yang jelas faktual untuk meyakinkan kepada pengikut sesuai dengan kemauan pemimpin).
Teknik propaganda berusaha memaksakan kehendak atau keinginan pemimpin yang kadang-kadang bagi pengikut tidak ada pilihan lain. 
Teknik Human Relations 
Teknik ini merupakan proses pemberian dorongan agar orang mau bergerak, yang dapat dijadikan motif, yaitu pemenuhan physis dan kebutuhan psikologis. 
Teknik menjadi tauladan 
Teknik pemberian contoh yang mewujudkan dalam dua aspek, yaitu aspek negatif dalam bentuk larangan dan aspek positif dalam bentuk anjuran atau keharusan. 
Teknik persuasi ( mengajak dengan lunak). 
Teknik pemberian perintah 
Teknik menyuruh orang yang diberi peritah dengan ketentuan power dan kekuasaan. 
Teknik penggunaan system komunikasi yang cocok. Teknik ini harus mempertimbangkan kondisi penerimaan informasi ( yang diajak komunikasi ). 
Teknik penyedian Fasilitas-fasilitas 
Kepada sekelompok orang yang sudah siap untuk mengikuti ajakan sipemimpin, maka orang-orang itu harus diberi fasilitas, atau kemudahan-kemudahan. 

FUNGSI KEPEMIMPINAN
Fungsi kepemimpinan organisasi sebagai salah satu fungsi management, kepemimpinan menjadi, mencakup beberapa tugas, dan kewajiban organisasi diantaranya : 
Pengambilan keputusan 
Pengambilan keputusan dalam rangka menjalankan kekuasaan organisasi. (Chester Barrnat ) 
Motivasi 
Motivasi diperlukan untuk kebutuhan psikologis, keamanan, kebutuhan social, prestise, mempertinggi kemampuan (Abraham Maslow ).
Visi 
“ Tragedi terbesar dalam diri seorang manusia adalah bila menjadi penglihatan tetapi tidak mempunyai visi

TYPOLOGI KEPEMIMPINAN UMUM
Yang dimaksud dengan tipologi kepemimpinan dalah bagaimana pemimpin menjalankan tugasnya, misalnya gaya apa yang digunakan dalam merencanakan, merumuskan, menyampaikan perintah, atau ajakan kepada yang diperintah. 
Penggolongan gaya kepemimpinan : 
Gaya Kepemimpinan Otokratis ( terpusat pada pemimpin/direktif ) 
Gaya ini ditandai dengan banyaknya petunjuk yang dating dari pemimpin (penonjolan pada pemberian perintah ). 
Gaya Kepemimpinan Birokratis , Ditandai dengan keketatan pelaksanaan prosedur yang berlaku pada pemimpin dan anak buahnya atua memimpin berdasarkan peraturan. 
Gaya Kepemimpinan Demokratis. Gaya ini terpusat pada anak buah, kepemimpinan dengan kesederajatan, kepemimpinan konsultatif atau parsitipatif (terjadi komunikasi dua arah ) dan keputusan diambil secara bersama. 
Gaya Kepemimpinan Bebas, Pemimpin melimpahkan sepenuhnya kepada anak buahnya dalam menentukan tujuan serta cara dipilih untuk mencapai tujuan itu. Peranan pemimpin hanyalah menyediakan keterangan dan hubungan dengan pihak luar. 

TYPOLOGI KEPEMIMPINAN REFORMASI
Era reformasi diwarnai dengan perubahan-perubahan menuju kearah perbaikan. Untuk menyikapi terhadap tuntutan perubahan (reformasi ), maka seorang pemimpin organisasi harus memiliki dasar-dasar kesiapan sebagai berikut : 
Siap beradaftasi ( menghargai dan menerima masyarakat yang sudah berubah ). 
Fleksibelitas dan beritereaksi dengan orang-orang yang berbeda asal negara, budaya dll. 
Berfikir positif bila menemui hal agak ganjil yang terjadi disekitarnya. 
Berintergrasi dengan anggota organisasi, mempunyai rasa memiliki, berintegrasi diantara disiplin ilmu. 
Mengenali, memahami secara proaktif terjun didalam kegiatan-kegiatan yang bersipat tradisional. 

KESIMPULAN MATERI 1 
Dengan memperhatikan definisi dan deskripsi yang ada maka pada umumnya kepemimpinan diartikan sebagai kemampuan dan kesanggupan menggerakan orang-orang untuk bekerja dan mengarahkannya pada tujuan yang telah ditetapkan. 
Pemimpin dan kepemimpinannya perlu menumbuhkan sifat dasar dan sifat-sifat tertentu yang sesuai dengan keadaan/kondisi Indonesia yang sedang membangun sesuai dengan tujuan dan cita-cita nasional. 
Para pemimpin organisasi diera reformasi dihadapkankepada multi tantangan akibat kesalahan-kesalahan masa lalu. Untuk para pemimpin organisasi sekarang dituntut memiliki moralitas, integritas kepemimpinan professional kompetitif dan daya saing tinggi

Thursday, July 27, 2017

RAGAM KLUB DAN DUTA DI SDN Tangerang 15

Ada apa saja di LIbelta ? SDN Tangerang 15
RAGAM DUTA, KLUB, DAN KELOMPOK SATUAN TUGAS - SISWA DI SDN TANGERANG 15 

1. PRAMUKA
Siswa-siswi SDN Tangerang 15 diwajibkan ikut pendidikan dan pelatihan pramuka sejak kelas 4 sampai dengan kelas 6, kegiatan ini dikelola langsung oleh Sekolah, dengan Guru Pembina Khusus dari Kwarcab.
Informasi lebih lanjut hubungi Kak Ilham pembina Pramuka disekolah

2. PENCAK SILAT
Siswa-siswi SDN Tangerang 15 diwajibkan ikut pendidikan dan pelatihan Pencak Silat sejak kelas 4 sampai dengan kelas 6, kegiatan ini dikelola langsung oleh Sekolah, dengan Guru Pembina Khusus disediakan oleh Sekolah.
Informasi lebih lanjut Hubungi Kakak Andreas pelatih Pencak Silat disekolah 

3. MARAWIS
Siswa-siswi SDN Tangerang 15 diperkenankan ikut pelatihan Marawis sejak kelas 4 sampai dengan kelas 6, kegiatan ini dikelola langsung oleh Sekolah, dengan Guru Pembina Khusus disediakan oleh Sekolah. 
Informasi lebih lanjut Silahkan Menghubungi Bapak Yana Guru TIK disekolah 

4. DOKTER CILIK
Siswa-siswi SDN Tangerang 15 diperkenankan ikut dalam program sebagai Dokter Cilik yang dipilih dari perwakilan kelas sejak kelas 4 sampai dengan kelas 6, kegiatan ini dikelola langsung oleh Sekolah, dengan Guru dengan didampingi oleh Komite Sekolah serta pembinaan dari lembaga kesehatan terkait.
Informasi Lebih lanjut silahkan menghungi Ibu Sri Guru Olah Raga di Sekolah

5. POLISI CILIK
Siswa-siswi SDN Tangerang 15 diperkenankan ikut dalam seleksi program Polisi Cilik Di kepolisian Setempat, dan SDN Tangerang 15 sudah ada 10 Peserta ang lolos seleksi dari Polrestro Tangerang, kegiatan ini dikelola langsung oleh Kepolisian Restor Metro Tangerang, dengan diketahui atau kordinasi pihak sekolah dan didampingi secara penuh oleh Orangtua dan Komite Sekolah.
Info Lebih Lanjut hubungi Kordinator dari Komite Sekolah : Mama Donna (ibunda dari Donna siswi kelas VIA tahun ajaran 2017/2018 dengan Nomor Telefon : 0813-8339-9138

6. DUTA ADIWIYATA
Duta Adiwiyata, perwakilan siswa perkelas (8 orang perkelas) mulai dari Kelas 1 sampai dengan 6 yang dipilih untuk mendapatkan Pendidikan intensif mengenai Mencintai lingkungan, Program kerjanya adalah untuk membantu propaganda kegiatan dan budaya Mencintai dan memelihara lingkungan serta melakukan gerakan aktivitas cinta Lingkungan di sekolah dan di lingkungan sekitar sekolah.
Aktivitas selain itu, akan menjadi duta yang mewakili sekolah dalam hal lingkungan untuk melakukan kunjungan-kunjungan kepada pihak kelembagaan eksternal sekolah.
Info Lebih Lanjut hubungi Kordinator dari Komite Sekolah : Mama Rizky (ibunda dari Rizky Ramadhan kelas VIB tahun ajaran 2016/2017 – Alumni  dengan Nomor Telefon : 0856-1121-391)

7. DUTA BNN – SATUAN TUGAS ANTI NARKOBA LIBELTA
Duta BNN – SGAN Libelta, perwakilan siswa perkelas (4 orang perkelas) mulai dari kelas 3 s/d 6 yang dipilih untuk mendapatkan Pendidikan intensif mengenai PERANG TERHADAP NARKOBA, Program kerjanya adalah untuk membantu propaganda kegiatan Perang terhadap Narkoba di sekolah dan di lingkungan sekitar sekolah, serta propaganda masyarakat luas, dan melakukan penjagaan ketat terhadap bahaya Narkoba di lingkungan sekolah.
Aktivitas selain itu, akan menjadi duta yang mewakili sekolah dalam hal kegiatan Anti Narkoba untuk melakukan kunjungan-kunjungan kepada pihak kelembagaan eksternal sekolah, dan Kampanye secara umum.
Info Lebih Lanjut hubungi Kordinator dari Komite Sekolah : Mama Nadia  (ibunda dari Nadia dengan Nomor Telefon : 0857-1877-8594)

8. DUTA JURNALIS
Duta Jurnalis, perwakilan siswa perkelas (4 orang perkelas) mulai dari kelas 4 s/d 6 yang dipilih untuk mendapatkan Pendidikan intensif mengenai Jurnalisme, Program kerjanya adalah untuk membantu pengelolaan seluruh aktivitas daya kreasi siswa dan melakukan rekam jejak aktivitas Sekolah serta akan menjadi duta yang mewakili sekolah dalam hal kegiatan Jurnalisme untuk melakukan kunjungan-kunjungan kepada pihak kelembagaan eksternal sekolah, dan Kampanye Jurnalisme, Wartawan Sekolah secara umum.
Info Lebih Lanjut hubungi Kordinator dari Komite Sekolah : Mama Sienna (ibunda Ibnu Alfisienna dari kelas VIA tahun ajaran 2016/2017 – Alumni  dengan Nomor Telefon : 0857-7895-1037)

9. DUTA SENI
Duta Seni, perwakilan siswa perkelas (4 orang perkelas) mulai dari kelas 3 s/d 6 yang dipilih untuk menyalurkan Bakat dan minat serta mendapatkan pelatihan intensif mengenai beragam kreasi seni, Program kerjanya adalah untuk menampilkan kemampuan bakat seni sebagai propaganda Budaya Republik Indonesia kepada Masyarakat pendidikan dan masyarakat umum.
Info Lebih Lanjut hubungi Kordinator dari Komite Sekolah : Mama Donna (ibunda dari Donna siswi kelas VIA tahun ajaran 2017/2018 dengan Nomor Telefon : 0813-8339-9138)

10. LIBELTA CYBER PATROL
Libelta Cyber Patrol, adalah Perwakilan Siswa perkelas (bisa sebanyak-banyaknya) untuk menjadi Petugas Patroli di dunia Internet / Media Sosial, dengan pembekalan intensif mengenai Bahaya Internet, Aplikasi Sanksi Hukum terkait dan menggunakan Internet Secara Positif. Program Kerja setelah pendidikan akan melakukan penjagaan dari semua lini media di internet, baik yang digunakan oleh Siswa – Siswi SDN Tangerang 15 serta aplikasi terhadap masyarakat umum terhadap SDN Tangerang 15, dan melakukan kordinasi dengan pembina untuk ditindaklanjutkan segera.
Info Lebih Lanjut hubungi Kordinator dari Komite Sekolah : Mama Azriel (ibunda dari Muhammad Azriel Hanafi Aldiru siswa kelas VIB tahun ajaran 2017/2018 dengan Nomor Telefon : 089.628.628.925)

11. TIM JUMANTIK
Tim Jumantik, adalah tim kerja Juru Pemantau Jentik, yang akan mendapatkan pendidikan Khusus tentang bagaimana memantau Jentik Demam Berdarah disekolah, bertugas melakukan aktivitas pemeriksaan Jenitk disekolah, dan melakukan propaganda menjaga Lingkungan sekolah untuk Bebas DBD. Tim Ini dikelola langsung oleh Pihak Sekolah. Dan Sleuruh Elemen Masyarakat Sekolah diberdayakan.
Informasi lebih lanjut hubungi Bapak/Ibu Guru disekolah

12. KLUB MEMBACA (Book Lovers – Klub Pencinta Buku)
Klub membaca adalah klub bebas, dengan pembinaan dari Orangtua dan komite sekolah, dibantu dengan beberapa perwakilan Siswa kelas yang dipilih, untuk mengelola tim klub membaca. Peserta pada setiap Event terbuka dan bebas boleh siapa saja, mulai dari Kelas 1 s/d 6 dan bisa secara insidental, aktivitasnya adalah : Membaca Dongeng (Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris), Bazar Buku, Kunjungan ke Perpustakaan dan lainnya.
Info Lebih Lanjut hubungi Kordinator dari Komite Sekolah : Mama Sidik (ibunda dari Muhammad Shidiq Permana siswa kelas VIC tahun ajaran 2017/2018 dengan Nomor Telefon : 0813-1677-3908)

13. LIBELTA SQUADS
Libelta Squads, adalah Pasukan Penggagas, Pelaksana, Penyelenggara yang akan dibentuk secara insidental pada kegiatan event-event besar seperti pagelaran seni, pertunjukan Musisi dan Artis sertah Tokoh Publik, dan ini terdiri dari Seluruh elemen Masyarakat Sekolah termasuk alumni SDN Tangerang 15
Informasi tentang Libelta Squads akan disosialisasikan 2 bulan sebelum perhelatan dilaksanakan.

14. Selain itu ada Klub Futsal, Renang dan lainnya, silahkan menghubungi Ibu Unzilla Aulia Milada 

Tentang Sekolah Adiwiyata dan SDN Tangerang 15



Tentang Sekolah Adiwiyata  

Beberapa tulisan dari Bagian Paragraf ini diambil dari berbagi Sumber agar tidak menyalahi aturan dan definisi sesungguhnya, yaitu dari :


Pada tahun 2005 dan 2010 Departemen Pendidikan Nasional dan Kementerian Negara Lingkungan Hidup, melakukan pembaharuan terhadap kesepakatan 1996, Kementerian Lingkungan Hidup mengembangkan program pendidikan lingkungan hidup pada jenjang pendidikan dasar dan menengah melalui program Adiwiyata. Program ini awalnya dilaksanakan di 10 sekolah di Pulau Jawa sebagai sekolah model dengan melibatkan perguruan tinggi dan LSM yang bergerak di bidang Pendidikan Lingkungan Hidup.

Sejak tahun 2006 sampai 2011 yang ikut partisipasi dalam program Adiwiyata baru mencapai 1.351 sekolah dari 251.415 sekolah (SD, SMP, SMA, SMK) Se‐Indonesia, diantaranya yang mendapat Adiwiyata mandiri : 56 sekolah, Adiwiyata: 113 sekolah, calon Adiwiyata 103 sekolah, atau total yang mendapat penghargaan Adiwiyata mencapai 272 Sekolah (SD, SMP, SMA, SMK) Se‐Indonesia. Dari keadaan tersebut di atas, sebarannya sebagaian besar di pulau Jawa, Bali dan ibu kota propinsi lainnya, jumlah/ kuantitas masih sedikit, hal ini dikarenakan pedoman Adiwiyata yang ada saat ini masih sulit diimplementasikan.

Dilain pihak Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 02 tahun 2009 tentang Pedoman Pelaksanaan Program Adiwiyata, belum dapat menjawab kendala yang dihadapi daerah, khususnya bagi sekolah yang melaksanakan program Adiwiyata. Hal tersebut terutama kendala dalam penyiapan dokumentasi terkait kebijakan dan pengembangan kurikulum serta, sistem evaluasi dokumen dan penilaian fisik . Dari kendala tersebut diatas, maka dianggap perlu untuk dilakukan penyempurnaan Buku Panduan Pelaksanaan Program Adiwiyata 2012 dan sistem pemberian penghargaan yang tetap merujuk pada kebijakankebijakan yang telah ditetapkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kemendikbud. Oleh karenanya diharapkan sekolah yang berminat mengikuti program Adiwiyata tidak merasa terbebani, karena sudah menjadi kewajiban pihak sekolah memenuhi Standar Pendidikan Nasional sebagaimana dilengkapi dan diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No.19 tahun 2005, yang dijabarkan dalam 8 standar pengelolaan pendidikan.

Dengan melaksanakan program Adiwiyata akan menciptakan warga sekolah, khususnya peserta didik yang peduli dan berbudaya lingkungan, sekaligus mendukung dan mewujudkan sumberdaya manusia yang memiliki karakter bangsa terhadap perkembangan ekonomi, sosial, dan lingkungannya dalam mencapai pembangunan berkelanjutan di daerah.

Pengertian dan tujuan Adiwiyata

ADIWIYATA mempunyai pengertian atau makna sebagai tempat yang baik dan ideal dimana dapat diperoleh segala ilmu pengetahuan dan berbagai norma serta etika yang dapat menjadi dasar manusia menuju terciptanya kesejahteraan hidup kita dan menuju kepada cita‐cita pembangunan berkelanjutan. Tujuan program Adiwiyata adalah mewujudkan warga sekolah yang bertanggung jawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup melalui tata kelola sekolah yang baik untuk mendukung pembangunan berkelanjutan

Prinsip‐prinsip Dasar Program Adiwiyata

Pelaksanaan Program Adiwiyata diletakkan pada dua prinsip dasar berikut ini;
Partisipatif: Komunitas sekolah terlibat dalam manajemen sekolah yang meliputi keseluruhan proses perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi sesuai tanggungjawab dan peran.
Berkelanjutan: Seluruh kegiatan harus dilakukan secara terencana dan terus menerus secara komprehensif

Komponen Adiwiyata :

Untuk mencapai tujuan program Adiwiyata, maka ditetapkan 4 (empat) komponen program yang menjadi satu kesatuan utuh dalam mencapai sekolah Adiwiyata. Keempat komponen tersebut adalah;
  1. Kebijakan Berwawasan Lingkungan
  2. Pelaksanaan Kurikulum Berbasis Lingkungan
  3. Kegiatan Lingkungan Berbasis Partisipatif
  4. Pengelolaan Sarana Pendukung Ramah Lingkungan


Keuntungan mengikuti Program Adiwiyata

  1. Mendukung pencapaian standar kompetensi/ kompertensi dasar dan standar kompetensi lulusan (SKL) pendidikan dasar dan menengah.
  2. meningkatkan efesiensi penggunaan dana operasional sekolah melalui penghematan dan pengurangan konsumsi dari berbagai sumber daya dan energi.
  3. Menciptakan kebersamaan warga sekolah dan kondisi belajar mengajar yang lebih nyaman dan kondusif.
  4. Menjadi tempat pembelajaran tentang nilai‐nilai pemeliharaan dan pengelolaan lingkungan hidup yang baik dan benar bagi warga sekolah dan masyarakat sekitar.
  5. Meningkatkan upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup meIalui kegiatan pengendalian pencemaran, pengendalian kerusakan dan pelestarian fungsi lingkungan di sekolah.


Lebih lanjut lagi dari pemahaman global....., 

Program Adiwiyata adalah salah satu program Kementrian Negara Lingkungan Hidup dalam rangka mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah dalam upaya pelestarian lingkungan hidup. Dalam program ini diharapkan setiap warga sekolah ikut terlibat dalam kegiatan sekolah menuju lingkungan yang sehat serta menghindari dampak lingkungan yang negatif.

Tujuan program Adiwiyata adalah menciptakan kondisi yang baik bagi sekolah sebagai tempat pembelajaran dan penyadaran warga sekolah, sehingga dikemudian hari warga sekolah tersebut dapat turut bertanggungjawab dalam upaya-upaya penyelamatan lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan. Kegiatan utama program Adiwiyata adalah mewujudkan kelembagaan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan bagi sekolah dasar dan menengah di Indonesia.

Secara konsep kelompok didorong untuk mampu melahirkan visi bersama dengan memahami :
  1. apa yang menjadi makna (Definisi), 
  2. menemukan dan mengapresiasi apa yang telah ada dan tentunya itu terbaik (Discovery), 
  3. menemukan apa yang semestinya ada (Dream), 
  4. menstrukturkan apa yang ada (Design) dan 
  5. merawatnya hingga menjadi ada (Destiny), 

sehingga hasilnya akan melampaui dari apa yang dinginkan dan sangat sinergi dengan konteks realitas yang ada dalam kehidupan sekolah.

Manfaat Pengembangan Sekolah Adiwiyata 

  • Merubah perilaku warga sekolah untuk melakukan budaya pelestarian lingkungan.
  • Terwujudnya kelembagaan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan bagi sekolah dasar dan menengah 
  • Meningkatkan penghematan sumber dana melalui pengurangan sumber daya dan energi.
  • Meningkatkan kondisi belajar mengajar yang lebih nyaman dan kondusif bagi semua warga sekolah.
  • Menciptakan kondisi kebersamaan bagi semua warga sekolah.
  • Dapat menghindari berbagai Resiko Dampak Lingkungan di wilayah sekolah.
  • Menjadi tempat pembelajaran bagi siswa tentang pemeliharaan dan pengelolaan lingkungan hidup yang baik, dan benar.
  • Mendapat penghargaan sekolah Adiwiyata Tingkat Kota, Propinsi, Nasional dan Mandiri


Pengembangan Kebijakan di lingkungan sekolah 

1.Pengembangan Kebijakan Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan

Untuk mewujudkan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan maka diperlukan beberapa kebijakan sekolah yang mendukung dilaksanakannya kegiatan-kegiatan pendidikan lingkungan hidup oleh semua warga sekolah sesuai dengan prinsip-prinsip dasar Program Adiwiyata yaitu partisipatif dan berkelanjutan. Pengembangan kebijakan sekolah tersebut antara lain:

  • Visi dan misi sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan.
  • Kebijakan sekolah dalam mengembangkan pembelajaran pendidikan lingkungan hidup.
  • Kebijakan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (tenaga kependidikan dannon-kependidikan) di bidang pendidikan lingkungan hidup.
  • Kebijakan sekolah dalam upaya penghematan sumber daya alam.
  • Kebijakan sekolah yang mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang bersih dan sehat.
  • Kebijakan sekolah untuk pengalokasian dan penggunaan dana bagi kegiatan yang terkait dengan masalah lingkungan hidup.

2.Pengembangan Kurikulum Berbasis Lingkungan

Penyampaian materi lingkungan hidup kepada para siswa dapat dilakukan melalui kurikulum secara terintegrasi atau monolitik. Pengembangan materi, model pembelajaran dan metode belajar yang bervariasi, dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada siswa tentang lingkungan hidup yang dikaitkan dengan persoalan lingkungan sehari-hari (isu local).

Pengembangan kurikulum tersebut dapat dilakukan antara lain:

  • Pengembangan model pembelajaran lintas mata pelajaran.
  • Penggalian dan pengembangan materi dan persoalan lingkungan hidup yang ada di masyarakat sekitar.
  • Pengembangan metode belajar berbasis lingkungan dan budaya.
  • Pengembangan kegiatan kurikuler untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa tentang lingkungan hidup.


3.Pengembangan Kegiatan Berbasis Partisipatif

Untuk mewujudkan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan, warga sekolah perlu dilibatkan dalam berbagai aktivitas pembelajaran lingkungan hidup. Selain itu sekolah juga diharapkan melibatkan masyarakat disekitarnya dalam melakukan berbagai kegiatan yang memberikan manfaat baik bagi warga sekolah, masyarakat maupun lingkungannya.

Kegiatan-kegiatan tersebut antara lain:

  • Menciptakan kegiatan ekstra kurikuler/kurikuler di bidang lingkungan hidupberbasis patisipatif di sekolah.
  • Mengikuti kegiatan aksi lingkungan hidup yang dilakukan oleh pihak luar.
  • Membangun kegiatan kemitraan atau memprakarsai pengembangan pendidikan lingkungan hidup di sekolah.


4.Pengelolaan dan atau Pengembangan Sarana Pendukung Sekolah

Dalam mewujudkan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan perlu didukung sarana dan prasarana yang mencerminkan upaya pengelolaan lingkungan hidup. Lingkungan Sekolah yang kondusif sangat diperlukan agar tercipta proses pembelajaran yang bermutu. Pemberian pengetahuan dan pembentukan kesadaran tentang perilaku hidup bersih dan sehat dirasa sangat efektif ketika dilakukan pada siswa  sejak dini. Diharapkan ketikaberada di luar lingkungan sekolah, mampu menerapkan hidup bersih dan sehat seperti saat di sekolahnya.

Sekolah yang berbudaya lingkungan sebagai salah satu wadah peningkatan pengetahuan dan kemampuan siswa memiliki peran penting dalam menyumbang perubahan yang terjadi dalam keluarga. Bagaimana menghargai air bersih, memahami pentingnya penghijauan, memanfaatkan fasilitas sanitasi secara tepat serta mengelola sampah menjadi pupuk tidak terpisahkan dalam upaya peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat. Sebagai komponen terkecil dalam masyarakat perubahan yang terjadi dalam keluarga akan memberi pengaruh pada masyarakatnya.

Pengolahan lingkungan sekolah dapat dilakukan melalui peningkatan pengetahuan dan kemampuan siswa dalam pengelolaan air, sampah, energi dan halaman yang ada disekitar sekolah.

a)Pengelolaan Air di Sekolah

Ketersediaan air bersih disekolah sangat diperlukan dalam jumlah yang relatif banyak. Hal ini mengingat jumlah warga sekolah yang terdiri dari siswa, guru, dan karyawan dapat mencapai ratusan orang. Sehinga kebutuhan air bersih akan lebih banyak lagi. Jenis kebutuhan air disekolah adalah untuk minum, membersihkan lantai, membersihkan WC, mencuci peralatan laboratorium dan menyiram tanaman.

Sumber air bersih yang digunakan bagi pemenuhan kebutuhan warga sekolah dapat berasal dari air PDAM, sumur gali, sumur pompa, atau sumber mata air, yang dialirkan bagi sekolah-sekolah yang terletak di pegunungan. Untuk mengurangi keterbatasan air bersih disekolah, dapat dilakukan dengan upaya penghematan melalui penentuan prioritas. Misalnya, air bersih hanya digunakan untuk minum dan mengisi bak mandi, sedangkan untuk keperluan lainnya seperti membersihkan WC, membersihkan lantai dan menyiram tanaman gunakanlah air yang berasal dari bak-bak penampungan air hujan.

Selain itu untuk menciptakan suatu kondisi sekolah yang sehat, sekolah harus memenuhi kriteria, antara lain kebersihan dan ventilasi ruangan, kebersihan kantin, WC, kamar mandi, tempat cuci tangan, melaksanakan pelayanan kesehatan, pendidikan kesehatan, bimbingan konseling dan manajemen peran serta masyarakat.

Karena itu sekolah perlu menyediakan bak-bak penampungan air hujan, baik berupa kolam maupun sumur-sumur resapan. Sumber air yang mengisi kolam maupun sumur resapan sebaiknya berasal dari air hujan yang jatuh dari atap bangunan sekolah atau dari air bekas wudhu dan cuci tangan. Kemudian dialirkan melalui saluran pipa-pipa yang menuju kolam maupun sumur resapan, sehingga airnya masih bersih belum bercampur lumpur. Sekolah-sekolah yang berada di negara-negara maju umumnya sudah memiliki teknologi pengelolaan air limbah. Sehingga air bersih yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan sekolah tidak berasal dari sumbernya, akan tetapi menggunakan kembali air yang sudah dipakai melalui teknologi air limbah.

Teknologi pengolahan air limbah yang digunakan tentu sangat mahal harganya. Negara kita belum mampu memenuhi hal itu, apalagi diadakan disekolah-sekolah yang jumlahnya sangat banyak. Ada carayang lebih efisien untuk mengatasi keterbatasan air bersih disekolah yang dapat dilakukan oleh warga sekolah. Cara tersebut adalah dengan melakukan penghematan air saat pamakaian dan selalu menutup kran air apabila terlihat terbuka sehingga air tidak terbuang percuma.

b)Pengelolaan Sampah di Sekolah

Agar pengelolaan sampah berlangsung dengan baik dan mencapai tujuan yang diinginkan, maka setiap kegiatan pengelolaan sampah harus mengikuti cara-cara yang baik dan benar. Apa pentingnya pengelolaan sampah disekolah ? Pada prinsipnya semakin sedikit dan semakin dekat sampah dikelola dari sumbernya, maka pengelolaannya akan semakin mudah dan baik, serta lingkungan yang terkena dampak juga semakin sedikit. Tahapan-tahapan pengelolaan sampah disekolah adalah :

Pencegahan dan pengurangan sampah dari sumbernya. Kegiatan ini dimulai dengan kegiatan pemilahan atau pemisahan organik dan anorganik dengan menyediakan tempat sampah organik dan anorganik disetiap kawasan sekolah.

Pemanfaatan kembali sampah terdiri atas :
  • Pemanfaatan sampah organik, seperti komposting (pengomposan) sampah yang mudah membusuk dapat diubah manjadi pupuk kompos yang ramah lingkungan untuk melestarikan fungsi kawasan sekolah. Berdasarkan hasil penelitian bahwa dengan melakukan kegiatan composting sampah organik yang komposisinya mencapai 70 % dapat direduksi hingga mencapai 25 %.
  • Pemanfaatan sampah anorganik, baik secara langsung maupun tidak langsung. Pemanfaatan kembali secara langsung, misalnya pembuatan kerajinan yang berbahan baku dari barang bekas, atau kertas daur ulang. Sedangakan pemanfaatan kembali secara tidak langsung, misalnya menjual barang bekas seperti kertas, plastic, kaleng, koran bekas, botol, gelas dan botol air minum dalam kemasan.
  • Tempat pembuangan sampah akhir. Sisa sampah yang tidak dapat dimanfaatkan secara ekonomis baik dari kegiatan komposting maupun pemanfaatan sampah anorganik, jumlahnya mencapai+10 % harus dibuang ke tempat pembuangan sampah akhir (TPA) disekolah..


c)Pengelolaan Energi di Sekolah

Penggunaan energi di sekolah sangat penting agar proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik. Penggunaan energi disekolah biasanya untuk menerangi ruangan-ruangan, menyalakan barang-barang eletronik seperti komputer dan media pembelajaran, mengalirkan pompa air dll. Terhadap fasilitas umum seperti sekolah, hendaknya kita bersama-sama bertanggung jawab untuk memelihara dan menghemat pada saat pemakaiannya. Banyak cara yang dapat kalian lakukan dalam rangka pengelolaan energi disekolah, misalnya melalui penggunaan cahaya matahari untuk menerangi ruangan-ruangan belajar dikelas, perpustakaan, laboratorium, dll. Menghemat pemakaian air karena dialirkan menggunakan listrik, mematikan lampu-lampu yang masih menyala saat siang hari. Mematikan alat-alat elektronik seperti komputer dan televise saat sedang tidak digunakan.     

d)Pengelolaan Halaman Sekolah

Sekolah sebagai tempat belajar perlu memiliki lingkungan yang bersih dan sehat agar tercipta suasana belajar yang nyaman. Kita bisa membayangkan apabila sekolah kita kotor dan tidak sehat, tentu sangat mengganggu kegiatan belajar mengajar. Pastikan ruangan kelas kalian bersih dari sampah, debu dan bau yang tidak sedap. Bahkan kalian bias menambahkannya dengan wangi-wangian dan tanaman hidup dalam pot. Lingkungan sekolah yang bersih dan sehat tidak hanya di dalam kelas tetapi juga diluar kelas, seperti di halaman. Halaman sekolah selain di tata keindahannya, juga perlu memperhatikan persyaratan kesehatan. Halaman sekolah yang tidak sehat dapat menimbulkan berbagai macam penyakit sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman bagi semua warga sekolah.

SDN Tangerang 15 berupaya terus secara berkesinambungan melakukan hampir seluruh implementasi Program Adiwiyata ini, dan tentunya sangat memerlukan dukungan dari seluruh elemen masyarakat sekolah. Terutama Para orangtua dan Kantin untuk melakukan pemeliharaan sekolah dan penjagaan sekolah untuk tetap bersih dan sehat, nyaman dan asri sesuai dengan koridor tersebutkan diatas.