Saturday, February 16, 2019

Indonesia Memang Harus Menang



Kemajemukan adalah alasan yang membuat Indonesia dikenal sebagai Bangsa yang besar di seluruh dunia. Tentu saja, dengan Negara Kepulauan terbesar, Indonesia memiliki Suku Bangsa serta budaya yang sangat banyak yang tentunya menjadi ragam budaya, ragam kuliner, ragam Bahasa, Ragam kekayaan dari sumber daya alam, gemah ripah loh jinawi, keaneka ragaman Hayati, hasil bumi yang luar biasa sebagai modal sebuah Bangsa dan Negara.

Kemajemukan ini lah sebagai anugerah yang luar biasa bagi Bangsa Indonesia, sekaligus menjadi tantangan bagi seluruh rakyat Indonesia, tanpa terkecuali, dari atas hingga bawah, pengelola negara atau rakyat jelata, seluruhnya bertanggung jawab untuk menciptakan persatuan kesatuan yang diwariskan oleh para kakek-nenek moyang kita yaitu “BHINNEKA TUNGGAL IKA”

Lalu Indonesia Memang harus menang ! Melawan Siapa ?

Kemajemukan itu adalah kumpulan dari sekian banyak Individu dan golongan yang memiliki ciri khas berbeda-beda, pemikiran yang berbeda, hasrat dan harapan yang begitu banyak berkumpul dalan sebuah persatuan kebangsaan. Tentu saja semua itu juga memiliki risiko konflik dalam berinteraksi satu garis yaitu Ideologi, Politik, Ekonomi, Sosial dan Budaya  sebuah bangsa.

Contoh yang paling sederhana adalah Pemilu saat ini.

Semua berteriak tentang Pemilu Damai, demi menciptakan suasana positif pesta Demokrasi, sekaligus saling berteriak cacian dan hinaan, semua berjalan Paralel, bersanding Sempurna dalam hingar bingar Pesta Demokrasi, semua pihak menyulut, mempertontonkan kemegahan maha sempurna dengan tata cara yang seakan semua cara menjadi sebuah ikhtiar yang halal. Pesta yang menyulut perpecahan, bukan aura kenduri persaudaraan sebuah bangsa.

Kebenaran BERITA, bersanding dengan HOAX, kemeriahan yang membahana secara Paralel, tanpa bisa menyatu dalam sebuah “pernikahan budi pekerti dalam membina rumah tangga Negara”. Padahal BERITA adalah salah satu cara komunikasi seluruh rakyat dalam sebuah negara. Berita yang bergulir harusnya mempertontonkan kebenaran informasi seluruh pihak, tidak pilih kasih.

Rakyat terlena dengan euphoria tak berdasar fakta dan belum tentu berujung kebenaran. Semua BLUNDER, karena Tercemar dan terkontaminasi berita HOAX atau EDITAN CUPLIKAN GAMBAR SESAT, yang bergaung riuh rendah bersama dengan pihak yang meneriakkan KLARIFIKASI BERITA sebenarnya, dan semua itu menjadi tidak terdengar, apalagi untuk dimengerti.

Budaya rakyat akhirnya bertransformasi, entah sekarang Siapa mempengaruhi Siapa ? Coba perhatikan perkembanganya.
·     
  •     Apakah para Pihak yang berkampanye yang menjejali dan mendoktrin rakyat untuk percaya kepada apa yang mereka katakan ? Atau
  •       Apakah Rakyat (=yang blunder atas propaganda oknum penjual jasa peraih suara) yang pada akhirnya menciptakan mata rantai berita yang menyulut adrenalin pada calon Pemimpin menjadi sensitive emosional sehingga hilang kendali tampil dihadapan rakyatnya, dimana seharusnya mereka bersikap sebagai FIGUR KEBANGSAAN ?

Indonesia memang harus Menang !

Rakyat Indonesia seluruhnya harus memiliki NYAWA sebagai satu kesatuan (baik Calon Pemimpin dan Rakyatnya) harus saling memberikan arah yang kondusif meraih Tujuan Global bersama, menjaga NKRI sebagai cita-cita dan semangat yang tidak pernah menguap, dengan menyadari sepenuhnya bahwa KEMENANGAN ITU BISA KITA RAIH
     
      A.  Dengan mengalahkan seluruh pemikiran hanya berdasarkan BENAR atau SALAH dengan MEMBUANG :
1.      Rasa Egoisme dan Egosentris Diri Sendiri,
2.      Kepentingan Pribadi yang memicu konflik antar Pribadi dan Golongan,
3.      Kekacauan pikiran dari hasrat alami merasa seallau benar dan tidak mengakui kesalahannya.
4.      Emosi yang membabi buta menghalalkan segala cara haram untuk tujuan kecurangan
5.      Perilaku-perilaku Jahat dalam menciptakan berita meme dan video serta lainnya yang dimodifikasi demi kepentingan Pribadi dan golongan

        B.      Dengan saling mengajak semua pihak untuk melakukan kebaikan misalnya
a.      Mempropagandakan Program dengan cara yang baik
b.      Memberikan edukasi yang baik dalam memberikan kampanye kepada masyarakat
c.       Mengeluarkan seluruh kemampuan kita untuk berkampanye untuk calon unggulan dengan tanpa MENGHUJAT DAN MENGHINA ATAU MENJULIDKAN pihak lawan

        C.  Para pemirsa, rakyat yang menyaksikan yang merasa telah terlegitimasi dengan Tagar 
             Pengakuan “RAKYAT SUDAH CERDAS” seharusnya benar cerdas dengan 
             membudayakan perilaku : 
a.      Tidak sembarang membagikan berita yang belum tentu kebenaranya apalagi berita-berita yang bernuansa fitnah dan hujatan, celaan, meme tidak pantas dan sejenisnya.
b.      Tidak mengeluarkan atau menciptakan berita Bohong dan fitnah, serta mempropagandakan keburukan
c.       Kita rakyat sebagai Pemilih, harus punya kesantunan dalam menggunakan hak memilih, yaitu dengan Memilih, tanpa Menghujat dan mencaci pihak yang tidak kita pilih.
d.      Kita bisa membantu mengkampanyekan program-program pihak yang kita unggulkan sesuai dengan program pihak unggulan kita yang kita nilai baik untuk bangsa ini, tanpa perlu ditambahkan atau disandingkan dengan huujatan kepada pihak yang tidak kita pilih.

Disinilah, Rakyat Indonesia MEMANG harus Menang !

Menang dalam hal menguasai dan mengendalikan sikap dan perilakunya menjadi lebih positif dalam menentukan arah bangsa menjadi BANGSA YANG BESAR, bukan hanya tentang Segala macam kekayaan dan keaneka ragaman Indonesia, akan tetapi BANGSA YANG BESAR adalah bangsa yang memiliki adab dan mampu menjaga KEHORMATAN dimata Internasional serta mampu menghargai jasa para Pahlawannya.

Para Pemimpin Negara Indonesia sejak dulu, sekarang, juga selanjutnya, bukan seorang Malaikat, yang tidak luput dari kekeliruan,  namun beliau-beliau juga Pahlawan Bangsa yang kita wajib hormati, meskipun dalam setiap periode selalu ada evaluasi, ada saat diteruskan namun sebaliknya harus bergantian, semua harus diterima dengan lapang dada, jikapun harus ada perbaikan, biarkan rakyat yang menentukan dengan pemikiran yang jernih.

Sekali lagi, kita punya Pilihan, tapi tidak perlu menghujat pihak yang tidak kita pilih !

Sebagai bagian dari Rakyat, kita berdoa Semoga  Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Nomor Urut 02, beserta seluruh Tim dan para pendukungnya, bisa menjadi pelopor bagi pergerakan budaya kesantunan melewati masa proses Pemilihan Umum dan kuat mengendalikan emosi dengan mengedepankan perilaku yang santun dan beradab, agar cita-cita kita tercapai yaitu menjadi #indonesiamenang yang #adildanmakmur bisa tercapai.
Jika Semua Tim dan Pendukung melakukan pergerakan kebaikan, maka pesta demokrasi ini seperti merendam butir-butir kacang hijau, yang tidak berkualitas akan mengambang, akan jelas terlihat, dan ini akan memberikan kesempatan mereka untuk melakukan perubahan menjadi pemilih yang insya Allah lebih baik.

Ayo !
Gaungkan Kampanye yang baik !
Buang Kampanye Jahat dan Julid !
Abaikan Hujatan yang memancing Emosi !
#Gerindra
#PartaiGerindra
#HUTGerindra
#MemenangkanIndonesia
#prabowo-sandi

Tulisan ini sudah terbit di link FB :
https://www.facebook.com/selvialdriani/posts/10218621083981148

No comments:

Post a Comment